Menyusul di barisan belakang komisioner, tiga orang Kasubag Hukum, Achmad Mahmud,SH, Kasubag Program dan Data Samiaji, serta Kasubag Teknis dan Hupmas Ida Nur Farida, S.Sos, masing-masing membawa 2 sampai  5 orang staffnya. Seperti yang dilakukan jum'at (1/4/2016) pagi tadi, pasukan pengawal demokrasi ini menyusuri situs sejarah berdirinya kota Lumajang yang dikenal dengan sebutan Lamajang Tigang Penjuru.

Sebelum sampai di situs biting, salah satu cagar budaya yang masih tersisa, penanda sebuah kerajaan Lamajang, tim kunyit harus melewati area pesawahan dan perkampungan penduduk di wilayah Desa Kebonagung hingga Desa Dawuhan Lor kecamatan Sukodono. di Di sepanjang rute yang dilalui, semua komisoner dan staff yang berjajar sepanjang desa menyapa warga dengan salam dan senyuman. Bahkan sebagian dari Komisioner dan Staff KPU menyempatkan diri bersalaman dengan warga setempat.

Setelah melewati jalur sejauh 20 kilometer, pasukan bersepeda KPU Lumajang memasuki kawasan situs biting Desa Kutorenon Kecamatan Sukodono, dan langsung beristrahat di bawah benteng setinggi 5 meter berbentuk benteng pertahanan dengan tatanan batu bata kuno peninggalan zaman kerjaan Lamajang. (ido)